Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah <p>Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management published by the Center for Research and Community Service (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an As-Syifa Subang, Indonesia. ISSN (Online): XXXX-XXXX ISSN (Print): XXXX-XXXX is a peer-reviewed open-access journal and follows a double-blind review policy.</p> <p>This journal aims to present scientific works related to thinking or research in the field of Islamic Education Management. In addition, this journal aims to increase understanding of Islamic Education Management through the publication of articles and research reports. This journal accepts contributions from experts in related fields who discuss the following general topics: a) Management of Islamic Education in schools, madrasahs, and higher education institutions; b) Strategic Management in Islamic Education; c) Curriculum Management in Islamic Education; d) Financial Management and Infrastructure in Islamic Education; e) Quality Management in Islamic Education; f) Institutional Management in Islamic Education<br />Conflict Management in Islamic Education.</p> <div>The official languages of the manuscript to be published in the Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management are English and Indonesian. All articles published by the Al-Idarah will have a unique DOI number. Registration and article submission guidelines can be downloaded <a href="https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/AuthorsGuidelines" target="_blank" rel="noopener">here</a>.</div> en-US elasartika@stiq.assyifa.ac.id (Ela Sartika) abdulwahabj6@gmail.com (Abdul Wahab Junaedi) Thu, 12 Mar 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Manajemen Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/792 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen implementasi kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Tsanawiyah melalui kajian terhadap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) materi Sejarah Berdirinya Daulah Abbasiyah kelas VIII. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis dokumen dan kritik sejarah, meliputi kritik eksternal dan internal, untuk menilai keabsahan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis cinta terintegrasi dalam enam dimensi nilai, yaitu cinta kepada Allah, diri sendiri, sesama, ilmu, alam, dan tanah air. Nilai-nilai tersebut tampak pada tujuan pembelajaran, strategi pedagogis, dan aktivitas belajar yang dirancang guru. Dalam perspektif manajemen, implementasi kurikulum ini berlangsung melalui fungsi perencanaan (<em>planning</em>), pengorganisasian (<em>organizing</em>), pelaksanaan (<em>actuating</em>), dan pengawasan (<em>controlling</em>). Perencanaan tercermin pada penyusunan tujuan dan kegiatan berbasis nilai; pengorganisasian pada pembelajaran kolaboratif; pelaksanaan pada kegiatan reflektif, discovery learning, dan literasi sejarah; serta pengawasan pada evaluasi hasil belajar. Temuan penelitian menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta berpotensi memperkuat pembelajaran sejarah Islam secara holistik, meskipun instrumen evaluasi afektif dan spiritual masih perlu dikembangkan secara lebih sistematis.</p> Teddiansyah Nata Negara Copyright (c) 2026 Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/792 Thu, 12 Mar 2026 00:00:00 +0000 Manajemen Integrasi Nilai Ekologis dalam Kurikulum Berbasis Cinta pada Pembelajaran SKI di Madrasah Aliyah https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/946 <p>Kurikulum Berbasis Cinta pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap jurnal, buku, dokumen kurikulum, laporan penelitian, dan berita terkait bencana ekologis di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki landasan nilai yang kuat untuk menanamkan cinta lingkungan (<em>hubbul bi’ah</em>), tetapi implementasinya dalam pembelajaran SKI masih cenderung normatif, simbolik, dan belum menyentuh dimensi historis-kritis. Integrasi nilai ekologis selama ini lebih banyak diwujudkan dalam aktivitas seremonial, seperti menanam pohon dan menjaga kebersihan, tanpa mengaitkannya secara mendalam dengan realitas kerusakan lingkungan, konflik agraria, pencemaran industri, dan bencana ekologis di Indonesia. Oleh karena itu, manajemen integrasi nilai ekologis perlu dilakukan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Integrasi sejarah bencana ekologis dalam materi SKI dapat memperkuat kesadaran kritis, tanggung jawab moral, dan sikap ekologis peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran SKI tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan sejarah, tetapi juga media pembentukan karakter ekologis yang selaras dengan nilai <em>rahmatan lil ‘alamin.</em></p> Yusandi Yusandi Copyright (c) 2026 Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/946 Thu, 12 Mar 2026 00:00:00 +0000 Strategi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Penguatan Nilai Spiritual dan Moral pada Pembelajaran SKI https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/985 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam penguatan nilai spiritual dan moral pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTs kelas IX. Latar belakang penelitian ini berangkat dari melemahnya nilai moral, empati, dan kesadaran spiritual peserta didik, serta kecenderungan pembelajaran yang masih berorientasi pada aspek kognitif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder, seperti regulasi Kementerian Agama tentang Kurikulum Berbasis Cinta, buku, jurnal, serta modul ajar SKI. Analisis data dilakukan melalui analisis isi terhadap konsep, strategi, dan implikasi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran SKI. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat dilakukan melalui strategi keteladanan guru, narasi inspiratif tokoh sejarah Islam, pembelajaran kolaboratif, pembiasaan nilai, refleksi, dan dialog empatik. Strategi tersebut mampu memperkuat internalisasi nilai spiritual dan moral peserta didik, seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, toleransi, dan penghargaan terhadap sesama. Selain itu, pembelajaran SKI menjadi lebih bermakna karena tidak hanya menyampaikan fakta sejarah, tetapi juga menghadirkan ibrah dan keteladanan. Dengan demikian, Kurikulum Berbasis Cinta relevan diterapkan sebagai pendekatan humanis dan transformatif dalam pembelajaran SKI</p> Destiany Nirmalasari, Zaahidah Aufaa Ahdillah, Syahidah Qolbiya Sakinah Copyright (c) 2026 Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/985 Thu, 12 Mar 2026 00:00:00 +0000 Transformasi Kelembagaan dan Manajemen Pesantren dalam Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/1025 <p>Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang memiliki peran penting dalam transmisi ilmu keislaman, pembentukan karakter, serta pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks globalisasi dan modernisasi pendidikan, pesantren dituntut untuk melakukan adaptasi kelembagaan dan penguatan sistem manajemen tanpa kehilangan identitas tradisionalnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kelembagaan dan manajemen pesantren dalam merespons dinamika modernisasi pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui penelaahan berbagai sumber literatur, seperti buku akademik, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan terkait pengembangan pesantren, termasuk Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi konsep, tema, dan pola perubahan yang berkaitan dengan transformasi kelembagaan, pengelolaan pendidikan, serta strategi modernisasi pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengalami transformasi signifikan dalam berbagai aspek, meliputi penguatan kelembagaan, integrasi kurikulum, serta pengembangan sistem manajemen pendidikan yang lebih profesional. Banyak pesantren mulai mengintegrasikan kurikulum ilmu agama dengan ilmu umum, menerapkan perencanaan strategis dan manajemen mutu, serta memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran dan administrasi. Selain itu, pesantren juga memperluas perannya dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan moderasi beragama. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa pesantren merupakan institusi pendidikan yang dinamis dan mampu beradaptasi dengan perubahan sosial tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam yang menjadi identitas utamanya</p> Feri Rustandi, Acep Ruskandar, Fenti Setiawati, Hasan Basri, Adang Hambali Copyright (c) 2026 Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/1025 Thu, 12 Mar 2026 00:00:00 +0000 Analisis Komparatif Manajemen Kurikulum antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/1026 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif manajemen kurikulum antara Kurikulum 2013 Revisi dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis dokumen. Sumber data meliputi Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 tentang Panduan Kurikulum Berbasis Cinta, panduan pembelajaran Kurikulum 2013 Revisi, serta modul ajar dan perangkat pembelajaran SKI kelas X. Data dianalisis melalui teknik analisis isi secara komparatif dengan menelaah aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 berorientasi pada pencapaian kompetensi inti melalui struktur pembelajaran yang sistematis, scientific approach, dan evaluasi yang menekankan penguasaan pengetahuan, keterampilan, serta sikap. Sementara itu, Kurikulum Berbasis Cinta berorientasi pada transformasi nilai melalui integrasi Topik Panca Cinta, pendekatan deep learning, serta asesmen reflektif yang menekankan internalisasi nilai, empati, dan keterampilan sosial-emosional. Dalam pembelajaran SKI, KBC menjadikan materi sejarah tidak hanya sebagai pengetahuan faktual, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan pemaknaan spiritual. Penelitian ini menegaskan bahwa KBC memperluas dimensi manajemen kurikulum dengan menghadirkan integrasi antara kompetensi akademik, nilai kasih sayang, dan penguatan karakter dalam pendidikan madrasah.</p> Abdul Wahab Junaedi, Tia Agustina Lantika Suwardi Copyright (c) 2026 Al-Idarah: Journal of Islamic Education Management https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alidarah/article/view/1026 Thu, 12 Mar 2026 00:00:00 +0000